Jumat, 29 November 2019

Kamu baik. Kamu yang ngerti aku. Maaf aku masih belum bisa memahami kamu sepenuhnya. Aku sayang kamu. Tapi aku terlalu takut. Masih saja mengkhawatirkan diri sendiri. Hingga akhirnya terpikir yasudah jalani saja dengan hal-hal biasa, walaupun kamu bukan yang biasa. Kamu istimewa. Seperti kota ini. Memang terkadang kamu nyebelin. Tapi aku suka. Suka menjahili kamu. Bercandain kamu. Kamu juga sering melontarkan jokes jokes receh yang mungkin menurut orang lain garing, tapi bagiku tidak. Aku selalu tersenyum setiap membaca dan mendengarnya. Aku ingin berlama-lama. Maaf aku terlalu sering membuat mu kesal dengan perkataan dan pesan-pesanku, aku yakin kamu ada jengkelnya, tapi kamu tutupi itu. Sayang, aku tidak mau menuntut banyak darimu. Yang kamu lakukan untuk sudah lebih dari cukup. Sejauh jarak dan selama waktu yang sudah kita lalui bersama, aku berterima kasih, terima kasih mau menerima kurangnya aku yang banyak ini. 

S Y I F A R A N' S D I A R Y . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates